Breaking News

Program Kegiatan "Cinta Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD)"


Dalam pelaksanaan program kerja tema “Cinta Bahasa Indonesia” kegiatan terbagi menjadi tiga pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan di SDN Aengtabar 1  dengan pengajaran kelas inspirasi. Pengajaran kelas inspirasi ini merupakan pengajaran yaang berbasis menumbuhkan motivasi dalam belajar. Dalam proses pengajarannya pemateri menggunakan bahasa Indoneasia yang baik dan benar dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa SDN Aengtabar 1. Pengajaran   ini dilakukan sesuai dengan saran dari guru-guru tentang keluhannya terhadap kurangnya motivasi belajar pada siswa SDN Aengtabar 1. Pengajaran ini difokuskan kepada siswa kelas 6 mengingat kelas 6 merupakan kelas atas yang membutuhkan motivasi yang lebih, sehingga memiliki pandangan untuk melanjutkan sekolah ke tingkat selanjutnya. Dalam pelaksanaan pengajaran ini ada beberapa kendala yang ditemui oleh pemateri  yang pertamaa yaitu kurangnya sarana dan prasarana saat pengajaran kelas inspirasi, yang kedua siswa kurang terbuka dan masih canggung dengan orang baru sehingga pemateri kesulitan dalam melakukan interaksi secara aktif dengan siswa.



Pertemuan kedua, dilaksanakan di SDN Aengtabar 2 dengan pengajaran bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan sasaran siswa SD kelas 3. Materi yang disampaikan merupakan materi sebelumnya yaitu kelas 2 mengingat masih tahun ajaran baru sekaligus mengulang ingatan tentang materi kelas dua. Dalam proses pengajarannya pemateri memberikan penguatan tentang materi, selanjutnya untuk mengetahui kemampuan siswa kelas 3, pemateri membagi siswa menjadi beberapa kelompok dalam tiap kelompok terdapat tim ahli yang akan membantu siswa dalam mengerjakan tugas yang nantinya akan diberikan oleh pemateri. Pengajaran ini difokuskan kepada siswa kelas 3, hal ini dilakukan karena berdasarkan saran yang diberikan guru dan  pertimbangan dari pemateri bahwa penggunaan bahasa Indonesia di tingkat SD untuk kelas 1, 2, dan 3 masih mengalami percampuran antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam pelaksanaan pengajaran ini terdapat kendala yaitu kurangnya fasilitas yang ada di SDN Aengtabar 2 sehingga pemateri menyediakan sendiri alat yang dibutuhkan dalam proses pengajaran misalnya LCD dan proyektor.





Pertemuaan ketiga, dilaksanakan di SDN Aengtabar 2 dengan pengajaran keterampilaan dalam memaanfaatkan botol bekas yang di daur ulang. Dalam pengajarannya pemateri menciptakan pengajaran yang seru dan kreatif namun tidak lepas dari penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan sasaran siswa SD kelas 5. Pengajaran ini difokuskan kepada siswa kelas 5 mengingat kelas 5 merupakan kelas yang sesuai jika dilihat kemampuan dalam menggunakan bahasa Indonesia yang cukup baik. Dalam pengajarannya ada satu pemateri dan didampingi oleh tim ahli pada masing-masing tiap kelompok. Tujuannya agar tiap kelompok bisa bekerjasama dan jika mengalami kesusahan ada tim ahli yang siap mengarahkan. Diawal pembelajaran pemateri pemberikan syarat agar pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tema yaitu cinta bahasa indonesia. Syaratnya yaitu setiap siswa dalam pembelajaran keterampilan harus menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar begitupun dengan pemateri. Jika siswa menggunakan bahasa daerah pemateri boleh tidak merespon pertanyaan tersebut. Dalam pengajaran keterampilan, pemateri tidak memiliki kendala, siswa aktif dan sangat antusias serta menggunakan bahasa Indonesia yaang cukup baik.


TERIMAKASIH KAMI UCAPKAN UNTUK SDN AENG TABAR 1
DAN SDN AENG TABAR 2 SEMOGA MENGABDIAN KAMI DI BIDANG PENDIDIKAN DAPAT MEMBERIKAN TAMBAHAN PENGETAHUAN, INSPIRASI SEKALIGUS MOTIVASI AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN SEMUA POTENSI DAN DAPAT MENJADIKAN SISWA SISWI MENJADI LEBIH BERKUALITAS.

KKN TEMATIK 2016 KELOMPOK 90 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

No comments