Breaking News

Jeritan Hati Seorang Petani




        Matahari mulai menampakkan wajahnya dari ufuk timur dan petanipun mulai bergegas untuk pergi ke sawah. Kegiatan ini dilakukan mereka setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya. Petani adalah salah satu profesi yang tidak asing lagi untuk kita dengaroleh telinga kita khususnya di Madura desa Aeng Tabar yang kebanyakan besar penduduknya adalah petani. Terkadang petani dipandang sebelah mata oleh orang tapi apakah kita tahu bahwa tanpa adanya petani kita tidak akan bisa bertahan hidup. Pada pagi itu ada seorang bapak yang bernama Ahmad, Ia adalah salah satu petani dari dusun Daringan desa Aeng Tabar kecamatan Tanjung Bumi kabupaten Bangkalan sedang melakukan aktivitas yang umumnya dilakukan seorang petani. Diakuinya bahwa menjadi seorang petani itu tidak mudah dan butuh sebuah kesabaran. Pada cuaca yang tidak menentu ini membuat petani merasa risau terhadap hasil panennya khusunya pada musim penghujan ini karena terkadang cuaca yang tidak menentu membuat hasil padi yang mereka tanam rusak. Hal ini membuat kerugian yang cukup besar yang dirasakan oleh petani. Pak Ahmad adalah sosok laki-laki yang pantang semangat karena ia berkata bahwa “sesulit apapun hidup kita tidak boleh mengeluh dan tetaplah bersyukur”. Kata-kata itu mengajarkan kita bahwa dalam hidup kita harus bersabar dan tetaplah mensyukuri apa yang kita miliki saat ini.

No comments